Berbagai Risiko yang Mungkin Hadir Pada Skema Peer to Peer Lending

Jika Anda ingin berinvestasi, maka Anda akan menghadapi risiko yang beriringan dengan imbal hasil. Karena, setiap investasi memiliki risikonya masing-masing tak terkecuali pada skema investasi peer to peer lending yang dianggap mudah dan minim risiko. Lalu, apa sajakah risiko yang mungkin hadir? Berikut ini 3 risiko yang mungkin hadir pada skema peer to peer lending.

Skema Peer to Peer Lending

Risiko gagal bayar

Meskipun memiliki imbal hasil yang pasti, bukan berarti Anda terhindar dari risiko saat berinvestasi pada skema peer to peer lending. Salah satu investasi yang mungkin hadir adalah risiko gagal bayar untuk para investor yang meminjamkan dana. Kondisi ini disebabkan karena debitur yang meminjam dana gagal memenuhi kewajibannya sehingga mengakibatkan kegagalan pembayaran pinjaman yang diajukan. Meskipun risiko ini mungkin hadir, namun kebanyakan platform p2p lending Indonesia telah meminimalisir risiko ini dengan memberikan kategori risiko dari berbagai profil peminjam sehingga akan memudahkan para investor yang ingin menginvestasikan dana untuk dipinjamkan.

Risiko platform bangkrut

Risiko lainnya yang mungkin saja hadir pada skema peer to peer lending adalah bangkrutnya penyedia platform investasi tersebut. Hal ini tentu merupakan hal yang paling dihindari oleh setiap pihak. Namun, hal ini bukan tidak mungkin terjadi karena risiko tersebut sangat mungkin hadir dalam investasi yang Anda jalani. Akan tetapi, setiap platform tentu telah mencari cara agar bisnisnya dapat bertahan seperti Mekar yang membekali bisnisnya dengan kemampuan Putera Sampoerna Foundation untuk mendukung bisnis Peer to peer lending. Kondisi di belakang layar yang mumpuni menjadi cara Mekar membuat investasi Anda rendah risiko sehingga menjadi semakin dipercaya dan membantu para pelaku UMKM yang membutuhkan suntikan modal.

Risiko eksternal

Risiko tidak hanya hadir dari dalam saja melainkan juga dapat hadir dari eksternal atau akibat faktor-faktor luar yang tidak bisa dikendalikan. Salah satu risiko eksternal yang sangat mungkin hadir adalah kondisi ekonomi yang menurun atau penuh dengan ketidakpastian. Kondisi ini sangat mungkin mengganggu bisnis peer to peer lending karena bisa berdampak pada kemampuan para debitur untuk membayar pinjaman yang diajukannya. Selain itu, kondisi ekonomi juga dapat membuat para investor menjadi enggan untuk berinvestasi karena risiko yang bisa saja menerpa sewaktu-waktu.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berbagai Risiko yang Mungkin Hadir Pada Skema Peer to Peer Lending"

Post a Comment